Kabupaten Bandung

USAID Intervensi Angka Kematian Ibu Melahirkan dan Bayi Baru Lahir

Jumat, 10 Februari 2012 | 11.32 WIB | Editor:
Bandung, Bandung Media -

Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) menyasar Kabupaten Bandung sebagai daerah dengan angka kematian ibu dan bayi baru lahir yang harus diintervensi. 2 hal yang menjadi pokok program adalah penanganan kegawatdaruratan persalinan serta penanganan bayi baru lahir.

Program tersebut dinamai EMAS atau Expanding Maternal and Neonatal Survival, yang digalakkan secara nasional selama 5 tahunan. Kabupaten Bogor, Karawang, dan Cirebon adalah 3 daerah di samping Kabupaten Bandung yang menjadi daerah penerima program di Provinsi Jawa Barat. Hanya ada 6 provinsi di Indonesia yang menjadi sasaran program EMAS ini.

Provincial Team Leader EMAS-USAID, Joko Sutikno, mengatakan, program EMAS diharapkan mampu menekan angka kematian ibu melahirkan maupun bayi baru lahir secara nasional hingga 25 persen.

“Selama 5 tahun, EMAS akan bekerja di 150 rumah sakit dan 300 puskesmas di 30 kabupaten yang ada di 6 provinsi,” ujar Joko dalam sosialisasi program EMAS di Kabupaten Bandung, Kamis (9 Februari 2012).

Dengan melakukan intervensi kepada 30 daerah tersebut, diharapkan sistem rujukan dari puskesmas ke rumah sakit bisa lebih efektif dan efisien. Salah satu penyebab kematian ibu saat persalinan adalah keterlambatan sewaktu dirujuk ke rumah sakit sewaktu tidak bisa ditangani di puskesmas.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Sofian Nataprawira, mengungkapkan bahwa angka kematian bayi di Kabupaten Bandung masih jauh dari target yang ditarget nasional yakni 23 per 1.000 kelahiran hidup. Data pada tahun 2009 menunjukkan bahwa angka kematian bayi di Kabupaten Bandung mencapai 36,02 per 1.000 kelahiran hidup, angka tersebut membaik pada tahun 2010 yakni 34,75 per 1.000 kelahiran hidup. [DPER|MS/kompas/foto: lagalus.com]

Cetak
Tinggalkan komentar, tanggapan, kritik atau apapun untuk tulisan di atas. Kami berhak tidak menampilkan tanggapan atau komentar jika tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau tidak sesuai topik.

Tinggalkan Komentar