Shell-Eco Marathon Asia 2012

3 Mobil Untuk Shell Eco Marathon Asia 2012 Dibuat ITB

Jumat, 6 Januari 2012 | 15.13 WIB | Editor:
BANDUNG, Bandung Media -

Tim Cikal Institut Teknologi Bandung (ITB) sedang merakit 3 mobil irit untuk diikut-sertakan dalam kompetisi mobil irit internasional tahun 2012 yang akan dilaksanakan di Sirkuit International Sepang, Malaysia.

Saat ini, proses pengerjaan mobil irit Tim Cikal ITB sudah hampir mencapai 90 persen. Rencananya, pada bulan Mei 2012 tiga mobil yang terdiri dari kategori gasolin (bahan bakar bensin), diesel, dan listrik itu akan rampung. Sehingga pada tanggal 4 Juli 2012 mendatang sudah bisa disertakan dalam Shell Eco-Marathon Asia (SEM) 2012.

“Kita lagi buat 3 mobil, 1 mobil lama tapi dikembangin lagi, 2 mobil lagi baru. Sekarang baru tahap desain, 90 persen sudah jadi,” kata Manajer Tim Cikal ITB Piter Lukita Ferdian, Kamis (5/1/2012).

Mobil lama yang dikembangkan adalah mobil Cikal yang pada tahun 2011 lalu juara pertama untuk kategori Shell Eco-Marathon (SEM) Asia 2011 Gasolin Award Urban Concept. Mobil Cikal bensin menggunakan mesin motor 110 cc. Perubahan terutama difokuskan pada mesin, diantaranya dengan menerapkan sistem injeksi.

“Targetnya, kita bisa menempuh 130 kilometer per 1 liter BBM. Tahun lalu mencapai 116 kilometer per 1 liter BBM,” kata mahasiswa Teknik Mesin angkatan 2008 itu.

Sementara daya mobil tetap 2 tenaga kuda. Juga bodi dan sasis mobil tidak mengalami banyak perubahan, yakni panjang 2,7 meter, Lebar 1,2 meter, dan tinggi 1,3 meter. Begitu juga dengan ukuran 2 mobil baru dari Tim Cikal ITB.

Untuk mobil diesel, mesin penggeraknya akan menggunakan motor kapal atau perahu yang bisa menghasilkan daya 2 tenaga kuda. Targetnya, mobil diesel ini akan sanggup menempuh 130 kilometer per 1 liter BBM.

Kata pria yang pada SEM Asia 2011 jadi Ketua Divisi Sasis ini, saat ini tim masih mencari mesin penggerak untuk mobil diesel irit BBM. “Rencananya sudah ada, hanya belum bisa disebutkan mereknya,” kata Peter.

Mobil baru lainnya yang kini masih dirancang adalah mobil elektrik. Mobil bertenaga listrik ini juga menghasilkan daya 2 HP. Sumber tenaga dari baterai yang bisa diisi ulang. Mobil ini dirancang sanggup menempuh 100 kilometer per-kwh-nya.

Peter optimis, tahun 2012 ini timnya kembali bisa menjadi juara untuk kompetisi mobil irit berskala internasional itu. “Ya harus optimis lah kalau mau menang,” tegasnya.

Untuk mengerjakan 3 mobil itu, ada 24 mahasiswa yang terlibat. Mereka berasal dari berbagai jurusan di ITB, yakni Teknik Mesin, Teknik Elektro, Tenaga Listrik, Telekomunikasi dan jurusan Desain Produk dari Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB. Kemarin di divisi sasis. Dari 24 anggota tim, hanya 2 orang yang pernah ikut pada SEM Asia 2011, salah satunya Peter. [okezone]

Cetak
Tinggalkan komentar, tanggapan, kritik atau apapun untuk tulisan di atas. Kami berhak tidak menampilkan tanggapan atau komentar jika tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau tidak sesuai topik.

Tinggalkan Komentar