Inovasi Kesehatan

Waterbirth Metode Persalinan Nyaman dan Menyenangkan

Minggu, 29 Januari 2012 | 13.42 WIB | Editor:
Bandung, Bandung Media -

Melahirkan secara nyaman dan melahirkan tanpa rasa sakit adalah harapan bagi setiap wanita yang tengah mengandung buah hatinya. Metode melahirkan pun ada beragam, mulai dari melahirkan secara normal, operasi sesar, hingga saat ini yang lagi populeler dan tren, yakni metode waterbirth. Metode melahirkan dipilih para ibu sesuai dengan keinginan serta kondisi ibu dan si jabang bayi.

Beberapa wanita terutama calon ibu banyak yang merasa takut menghadapi proses persalinan. Kebanyakan wanita sangat mengidamkan kehamilan, dan bahagia ketika hamil, namun merasa takut untuk melahirkan. Akan tetapi, saat ini ada banyak cara untuk mengurangi rasa sakit saat melahirkan, bahkan melahirkan, saat ini, bisa sangat nyaman dan menyenangkan.

Metode persalinan tersebut dikenal dengan nama metode waterbirth atau melahirkan dalam air. Persalinan dengan metode waterbirth tidak begitu berbeda dengan metode persalinan yang dilakukan di atas tempat tidur. Akan tetapi, dengan metode waterbirth atau melahirkan dalam air, sang ibu melahirkan bisa merasakan proses persalinan sebagai sebuah peristiwa indah yang tidak terlupakan.

Menurut dr Aviasti Pratiwi Andayani, Direktur Medis Galenia Mom & Child Center, waterbirth dinilai bisa menjadikan ibu melahirkan lebih merasa rileks karena semua otot yang berkaitan dengan proses persalinan menjadi lebih elastis. Selain itu juga dapat mempermudah dalam proses mengejan sehingga rasa nyeri selama persalinan tidak akan terasa.

“Mengapa bisa menambah kenyamanan, karena kita menggunakan media air hangat yang disesuaikan dengan suhu tubuh, berendam di sebuah kolam karet yang sangat nyaman, saat sedang kontraksi, ibu melahirkan masuk ke dalam air dan rasa sakitnya akan hilang. Hal ini, juga bisa mengurangi kemungkinan robekan jalan lahir,” ujar dr Aviasti.

Selain memberi kenyamanan dan manfaat bagi sang ibu melahirkan, melalui waterbirth, bayi pun akan merasa lebih tenang karena ibu melahirkan menjalani proses melahirkan dengan tenang pula.

“Melahirkan di air juga membuat bayi transisi ke dunia dengan lebih lembut. Saat di dalam perut kan bayi terbiasa dengan air ketuban, ketika lepas ke dunia juga masih di air, jadi tidak langsung kaget ke darat,” terangnya.

Pada proses persalinan dengan metode waterbirth, ibu melahirkan yang sudah mengalami pembukaan 8 akan ditempatkan di kolam karet berdiameter 1,5 meter yang telah tersisi dengan air hangat. Setelah sekitar 3-5 detik bayi ‘berenang’, bayi langsung diangkat dan diberikan ke ibunya untuk inisiasi menyusui dini (IMD) dalam kehangatan pelukan ibu.

“Bayi tidak akan dipisahkan dari sang ibu sehingga tercipta bonding (ikatan) antara ibu dan anak sejak dini. Setelah ibu puas memeluk anaknya baru kita angkat, tapi tentunya kalau kondisi memungkinkan,” ujar dr Aviasti.

Metode melahirkan yang nyaman dan menyenangkan ini sudah dilakukan di Bandung sejak 9 Desember 2011 lalu. Galenia Mom & Child Center di Jalan Badak Singa Nomor 8 Bandung ini adalah tempat persalinan dengan metode waterbirth pertama dan satu-satunya di Bandung untuk saat ini.

Meski terbilang baru, dr Aviasti mengaku metode melahirkan waterbirth dan gentle birth yang ada di klinik di Jalan Badak Singa Nomor 8 Bandung ini sudah berhasil menarik perhatian banyak calon ibu yang berasal dari Bandung dan luar Bandung. Bahkan sudah ada calon ibu yang melakukan booking hingga bulan Agustus mendatang. [am/detikbandung/foto:thebestinsurance.org]

Cetak
Tinggalkan komentar, tanggapan, kritik atau apapun untuk tulisan di atas. Kami berhak tidak menampilkan tanggapan atau komentar jika tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau tidak sesuai topik.

Tinggalkan Komentar